UKM Tarung Derajat Universitas Islam 45

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bola Basket Universitas Islam 45 Bekasi

Tarung_Derajat
Tarung Derajat adalah seni bela diri full body contact yang praktis dan efektif, diciptakan oleh Achmad Dradjat pada 1960-an di Bandung. Bela diri ini menekankan agresivitas serangan seperti pukulan, tendangan, bantingan, kuncian, dan sapuan kaki. Tarung Derajat memiliki semboyan "Aku Ramah Bukan Berarti Takut, Aku Tunduk Bukan Berarti Takluk", serta salam persaudaraan "BOX!".
Resmi diakui sebagai olahraga nasional, Tarung Derajat menjadi pelatihan dasar TNI Angkatan Darat dan bergabung dengan KONI pada 1998. Sejak itu, olahraga ini masuk dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) dan dipertandingkan di SEA Games 2013 di Myanmar. Organisasi induknya, KODRAT (Keluarga Olahraga Tarung Derajat), kini memiliki sub-organisasi di 22 provinsi Indonesia.
Visi
Mengenalkan Tarung Derajat sebagai bela diri asli Indonesia yang menggabungkan kekuatan fisik, kecerdasan, dan nurani secara realistis dan rasional, serta memperkaya citra budaya Indonesia.
Misi
Menjadikan Tarung Derajat dikenal secara global dan bermanfaat bagi para praktisi bela diri lainnya.
Prestasi
  • POMDA Jabar: Medali perunggu
  • POMNAS Jakarta 2020: Medali perak
Tarung Derajat – Seni Bela Diri Asli Indonesia yang Tangguh dan Berprestasi
Tarung Derajat adalah seni bela diri full body contact asli Indonesia yang mengutamakan kekuatan, kecepatan, dan ketangkasan. Diciptakan oleh Achmad Dradjat pada 1960-an, bela diri ini telah berkembang menjadi olahraga nasional yang diakui dan menjadi bagian dari pelatihan dasar TNI Angkatan Darat. Sejak bergabung dengan KONI pada 1998, Tarung Derajat terus menunjukkan eksistensinya dalam dunia olahraga, termasuk di Pekan Olahraga Nasional (PON) dan SEA Games. Dengan semboyan 'Aku Ramah Bukan Berarti Takut, Aku Tunduk Bukan Berarti Takluk', Tarung Derajat mengajarkan disiplin, keberanian, dan semangat pantang menyerah kepada setiap petarungnya.