{"id":790,"date":"2025-03-21T12:53:43","date_gmt":"2025-03-21T05:53:43","guid":{"rendered":"https:\/\/kemahasiswaan.umindonesia.ac.id\/?page_id=790"},"modified":"2025-03-21T12:56:15","modified_gmt":"2025-03-21T05:56:15","slug":"ukm-menwa-universitas-islam-45","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/kemahasiswaan.umindonesia.ac.id\/?page_id=790","title":{"rendered":"UKM MENWA Universitas Islam 45"},"content":{"rendered":"\n\n\n<h3>Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Resimen Mahasiswa (MENWA) Universitas Islam 45 Bekasi<\/h3>\n\n\n\n\n\n<p>Lorem Ipsum has been the industry&#8217;s standard dummy text ever since the 1500s.<\/p>\n\n\n\nResimen Mahasiswa (Menwa) Universitas Islam 45 Bekasi adalah kekuatan sipil terlatih dalam sistem pertahanan Sishankamrata yang beranggotakan mahasiswa. Sebagai komponen cadangan pertahanan negara, Menwa membekali anggotanya dengan pelatihan militer seperti penggunaan senjata, taktik pertempuran, survival, bela diri, dan navigasi. Bertempat di perguruan tinggi, Menwa bertujuan membentuk mahasiswa berjiwa kepemimpinan, keberanian, dan kedisiplinan serta berkontribusi dalam pengabdian kepada masyarakat.\n\n\n\n\nLambang Menwa mencerminkan nilai keprajuritan dan ilmu pengetahuan, terdiri dari Perisai Segilima yang melambangkan keteguhan sikap, Padi dan Kapas sebagai dasar negara Pancasila, serta Bintang, Sayap Burung, Jangkar, dan Lambang Polri yang menunjukkan naungan TNI dan Polri. Pena dan Senjata melambangkan keseimbangan antara ilmu dan keprajuritan, sementara Buku Tulis menegaskan tugas utama mahasiswa dalam mengembangkan ilmu pengetahuan.\nMenwa mengusung semboyan &#8220;Widya \u00c7astrena Dharma Siddha&#8221;, yang berarti &#8220;Penyempurnaan Kewajiban dengan Ilmu Pengetahuan dan Ilmu Keprajuritan&#8221;. Dengan semangat ini, Menwa Unisma Bekasi terus berlatih, mengabdi, dan siap membela negara demi menjaga keutuhan NKRI.\u201d\nResimen Mahasiswa (Menwa) Unisma Bekasi adalah wadah bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan jiwa kepemimpinan, keberanian, dan kedisiplinan melalui pelatihan militer seperti taktik pertempuran, navigasi, bela diri, serta pengabdian kepada masyarakat.\n\n\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"class_list":["post-790","page","type-page","status-publish","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kemahasiswaan.umindonesia.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/790","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kemahasiswaan.umindonesia.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/kemahasiswaan.umindonesia.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kemahasiswaan.umindonesia.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kemahasiswaan.umindonesia.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=790"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/kemahasiswaan.umindonesia.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/790\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":792,"href":"https:\/\/kemahasiswaan.umindonesia.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/790\/revisions\/792"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kemahasiswaan.umindonesia.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=790"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}